Inilah Larangan Saat Umroh yang Perlu Diketahui

Apa itu Dam
Apa Itu Dam ?
2 November 2017
umroh hemat surabaya
Umroh Hemat Surabaya, Umroh Hemat di Surabaya
3 November 2017
larangan saat umroh

Larangan Saat Umroh – Jika anda berencana untuk melaksanakan ibadah umroh, terlebih jika sudah memilih paket umroh melalui Darmawisata Umroh (PT. Darmawisata Indonesia) tidak ada salahnya anda membaca artikel terkait larangan saat umroh.

Hal ini akan menjadi penting mengingat jika melanggar larangan saat umroh akan dikenakan dam / denda. Lalu apa saja larangan saat umroh yang wajib kita hindari ?

Inilah Larangan Saat Umroh yang Perlu Diketahui

1. Bagi setiap laki-laki tidak boleh memakai pakaian yang ada jahitannya dan tidak boleh menutup kepala

Ibnu Umar ra berkata seorang sahabat telah bertanya kepada Nabi SAW, “Wahai utusan Allah, pakaian apa yang boleh dikenakan bagi orang yang berihram?”, Beliau menjawab “Tidak boleh mengenakan baju, sorban, celana topi dan khuf ( sarung kaki yang terbuat dari kulit), kecuali seseorang yang tidak mendapatkan sandal, maka pakailah khuf, namun hendaklah ia memotongnya dari bawah dua mata kakinya dan janganlah kamu mengenakan pakaian yang dicelup dengan pewarna atau warna merah”.

2. Bagi wanita tidak boleh menutup wajah dan dua tapak tangannya

Dari Ibnu Umar ra bahwa Nabi bersabda “janganlah seorang wanita berihram mengenakan cadar dan jangan pula menggunakan kaos tangan”.

Namun boleh bagi wanita menutupi wajahnya bila ada laki-laki yang lewat di dekatnya

3. Memotong kuku dan rambut/ bulu badan

Allah SWT berfirman ”Dan janganlah kamu mencukur rambutmu sebelum binatang hadyu sampai di lokasi penyembelihannya..” ( Al Baqarah ; 196 )

Para ulama juga bersepakat bahwa haram hukumnya memotong kuku bagi orang yang sedang berihram ( al Ijma oleh Ibnul Mundzir hal 57 )

Namun diperbolehkan menghilangkan rambut tapi yang bersangkutan harus membayar fidyah, Allah SWT menegaskan dalam Al qur`an “Jika diantara kamu ada yang sakit atau gangguan di kepalanya ( lalu ia bercukur ) maka wajiblah ia atasnya membayar fidyah yaitu berpuasa atau berhadaqah atau berkurban” ( Al baqarah : 196 )

4. Membunuh atau memburu binatang darat

Allah SWT berfirman “Dan diharamkan atasmu menangkap binatang buruan darat selama kamu dalam keadaan ihram”. ( Al Maidah : 95 ). Apabila dilanggar, maka jamaah harus membayar denda dengan membeli makanan seharga binatang yang diburu dan menyedekahkannya kepada fakir miskin atau memberi makanan kepada fakir miskin sebanyak 5/6 liter ( 1 mud ) untuk satu harinya.

5. Memotong atau mencabut tanaman di tanah Haram

Dendanya sama dengan bila kita memburu atau membunuh binatang darat seperti yang telah disebutkan dalam poin sebelumnya.

6. Nikah atau menikahkan

Berdasarkan hadist Utsman dari Usman ra bahwa Nabi bersabda “Orang yang berihram tidak boleh menikahi, tidak boleh dinikahi dan tidak boleh melamar.” ( Sahih: Mukhtashar Muslim no. 814)

7. Bercumbu rayu atau bersetubuh

Apabila jamaah umroh yang berangkat bersama suami atau istrinya dan melakukan jima’ ( hubungan suami istri ) sebelum menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah umroh, maka mereka harus membayar denda atau dam dengan menyembelih seekor unta atau 7 ekor kambing.

8. Mencaci maki atau mengucapkan kata-kata kotor.

Untuk menghindari dari berkata-kata yang kotor, alangkah baiknya bila jamaah memperbanyak dzikir baik dalam hati maupun dengan diucapkan. Sehingga walau dalam kondisi emosi karena hawa panas dan berdesak-desakan saat thawaf maka yang terucap adalah kalimat-kalimat istighfar dan dzikrullah.

9. Memakai wangi-wangian dan minyak rambut

Yang dimaksud sebagai wangi-wangian disini adalah wewangian yang dimaksudkan sebagai parfum, namun bila mandi dengan sabun yang berbau wangi tidak termasuk melanggar ihram. Juga tidak boleh memakai minyak rambut.

10. Berbuat kekerasan seperti bertengkar atau berkelahi.

Seperti yang dijelaskan dalam surat Al Baqarah ayat 197 “(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji”.

Itulah artikel singkat tentang Larangan Saat Umroh, semoga bermanfaat bagi anda agar tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran umroh yang tersebut diatas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *